Lanterne Festival de Paris

Pagelaran Wayang Kulit KPUD KP
December 29, 2018
Tour de Menoreh
December 29, 2018

Bantul adalah salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Yogyakarta. Kabupaten ini terdapat banyak sekali budaya budaya lokal yang sangat berpotensi untuk dikembangkan dan dikenal oleh masyarakat baik secara nasional maupun internsional. Disamping budayanya, Kabupaten Bantul juga dapat diunggulkan dari sektor pariwisata. Banyak sekali tempat wisata yang sangat potensial dan banyak menarik wisatawan baik lokal maupun internasional.

Ada beberapa kesenian budaya khas Bantul yang kini mulai punah, diantaranya Kesenian srandul Kecamatan Sedayu, pekbung Kecamatan Pandak dan Langen Mondro Wanara Sembungan Bantul. Tiga kesenian tersebut sudah mulai ditinggalkan dikarenakan tidak ada regenerasi terpadu dari yang tua ke yang muda.

Salah satu potensi wisata di Bantul yang bisa dikembangkan lainnya adalah wisata pantai Parangtritis, daerah ini merupakan salah satu tujuan utama parawisatawan datang ke Bantul. Namun daerah ini belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas sehingga perlu adanya promosi untuk memperkenal kan wisata pantai Parangtritis.

Lanterne Festival De Paris (LFDP) adalah event budaya dan wisatakreatif yang kami tawarkansebagaiajangpromosi untuk lebihmemperkenalkan kebudaaan lokal khas Bantul yang kini sudah mulai punah danwisatapantaiParangtritis yang menjadi objek wisata andalan Kabupaten Bantul.

Lanterne Festival De Paris (LFDP)merupakankegiatanpenerbangan lampion yang akandiselenggarakandi kawasanpesisirpantaiParangtritisdengandiiringideburanombak yang pastinyaakanmenambahsuasanasemakinromantic dan juga akan menampilkan kesenian budaya khas Bantul yang akan semakin menambah semarak pada kegiatan ini. Lampion terbangdipilihkarenamelihatkesuksesan event sebelumnyayaituMenoreh Night Spectcular 2016 yang telahsuksesdilaksanakan di alun-alunWates dan Nite Lantern Festival yang sukses dilakukan di Pantai Glagah Kabupaten Kulon Progo. Lampion terbangmempunyaikeunikantersendirikarenajikasemakinbanyakditerbangkanakansemakinterlihatkeindahannya. Diharapkan lampion terbangakanmenjadiikonevent spectacular di Bantul.

Untuk event tahunini area dipindahkekawasanPantaiParangtritisdengantujuanuntukmempromosikan kesenian budaya khas Bantul lewat penampilan panggung dan menambahdayatarikwisatawandandiprediksiakanlebihbanyak lampion yang akanditerbangkan, sehinggamembuat event initepatuntukmempromosikanKebudayaan dan Pariwisata di Bantul.

 

PELAKSANAAN KEGIATAN

Acara Lanterne Festival De Paris akan dilaksanakan pada:

Hari/ tanggal    : Sabtu, 15 September 2018

Pukul               : 18.00 – Selesai

Tempat            : Pantai Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.

 

PESERTA

3.000 Lampion

40.000 Peserta

 

PROGRAM ACARA LANTERNE FESTIVAL DE PARIS

  1. Pentas KesenianBudayaLokal
  2. Festival Lampion Terbang
  3. Bintang Tamu

 

SUSUNAN ACARA

18.30-18.45                 Pembukaan LFDP

18.45-19.15                 Rastabil Band

19.15-19.45                 Dimas Diajeng

19.45-20.15                 Hanacaraka Band

20.15-20.30                 Kesenian 1 TariGambyong

20.30-21.00                 Kesenian 2 TariEdanEdanan

21.00-22.30                 Jazz Mbensenen

22.30-selesai                Penerbangan Lampion

 

  1. FESTIVAL 1000 LAMPION TERBANG

Menoreh Night Spectacular Festival lampionyang sebelumnya pernah diadakan oleh Inspiratif Production di Alun-alun Wates Tahun 2016. Target padaawalnyaditargetkan 1000 lampion tetapimendekatihari H masihbanyakmasyarakatyang inginberpartisipasi,sehinggapanitiamerasaperlumenambahkanlagi. Akhirnya1100 lampion dapatditerbangkan. Padatahuninirencanaakanditerbangkan 3000 lampion sehingga target pengunjungmelebihi 30000 orang.

Melanjutkan sukses MNS 2016, kami kembali menghadirkan event lampion terbang, Nite Lantern Festival dengan konsep terbaru diadakan di pantai Parangtritis. Deburan ombak, angin pantai & lampion menjadikan suasana begitu romantis dan menarik.

Dengan pengalaman yang sudah kami lakukan ini, maka kami berharap event lampion di parangtritis menjadi daya tarik yang lebih besar dibandingkan dengan 2 event lampion sebelumnya, karena didukung dengan geografis pantai parangtritis & sudah terkenalnya pantai ini

 

  1. TEKNIS PENERBANGAN LAMPION

Perbangan lampion initelahsesuaiprosedurkeamanandan demi keselamatanbersama. Pihakpanitiatelahmendapatkanijindaripihak PLLU (PenganturLaluLintasUdara) untukmenerbangkan lampion.

Penerbangan lampion dimulaisetelahpukul 10 malamdikarenakansudahtidakadaaktifitaspenerbangan, sehinggapenerbangan lampion tidakakanmenggangguataupunmembahayakanpenerbangan.

Berkaitandengan lampion, lampion iniakanterbangkuranglebih 100-300 meter denganbahanbakarParafin yang akanhabisterbakarsetelahbeberapamenitsehinggasaat lampion turuntidakakanmenyebabkankebakaran.

Selainitu, pihakpanitiajugatelahbekerjasamadenganpemadamkebakaranuntukmengirimkanmobilpemadamkebakarandengantujuanuntukmencegahsesuatuhal yang tidakdiinginkansepertikekhawatiranakanterjadinyakebakaran.

 

REALISASI KEGIATAN

Kegiatan Lanterne Festival De Parisinimerupakankegiatanbudaya dan wisata kreatif yang dilaksanakan di Pantai Parangtritisyang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatandimulaidenganpembukaan yang dilanjutkandengan tarian tradisional dari sanggar salsa kencana yang merupakan kesenian lokal parangtritis, kemudian dilanjutkan dengan penampilan grup band rastabil yang berasal dari pemuda lokal parangtritis. Acara yang selanjutnya yaitu kesenian dari paguyuban sekar puri budaya yang menampilkan tari gambyong, acara dilanjutkan dengan penampilan band yang lainnya dan ditutup dengan pelepasan lamion dengan diiringi alunan musik dari komunitas Jazz Mbensenen. Acara berlangsun dengan lancar dan mendapat banyak apresiasi dari peserta maupun penduduk sekitar.Selama acara berlangsung juga diadakan lomba foto dengan dua jenis lomba. Instagram foto kontes dan kamera foto kontes. Untuk instagram foto kontes diambil 6 pemenang dengan hadiah merchendise dan untuk kamera foto kontes diambil juara 1,2,3 dengan hadiah uang tunai.

Ada beberapa kendala yang terjadi pada kegiatan ini, antaranya: 1) antusias peserta yang membludak tidak bisa diimbangi dengan ukuran panggung yang kecil. Sehingga tidak semua peserta bisa menikmati hiburan panggungnya. 2) akses jalan yang kurang terorganisir sehingga menyebabkan kemacetan panjang.

 

Foto Kegiatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *